aquarium palembang

Ikan Cichlid


Jual Ikan Cichlid Palembang

Jual ikan cichlid di Palembang.

RAJA AQUATIC PALEMBANG

JL. Kenten Sako

WA :  082122288233

aquarium palembang


Jual Ikan Cichlid :

Ikan Cichlid Jendral

Ikan Cichlid Uaru

Ikan Cichlid Red Atebapo

Ikan Lemon

Ikan Snow White


Ikan Cichlid: Ikan Hias Imut Namun Galak

 Ikan cichlid merupakan salah satu ikan hias yang banyak terdapat dan ditawarkan di pasaran. Ikan ini termasuk cukup murah sehingga banyak dipilih untuk dipelihara. Harga per ekornya sendiri memang beragam, namun harga termurahnya bahkan dibanderol mulai dari Rp 3000 saja. Sangat murah tentunya jika dibandingkan jenis ikan hias lainnya.

Ikan yang berasal dari daratan Amerika Selatan atau lebih tepatnya di Negara Kolombia bagian utara hingga ke Negara Chili ini memiliki beragam jenis dan karakter. Beragamnya ikan jenis cichlid salah satunya dipengaruhi oleh faktor perbedaan kondisi serta kualitas air tempat dimana ia hidup. Tempat berkembang hidupnya sendiri cukup unik, ada yang bisa ditemukan di air payau ataupun air tawar biasa.

 Berbagai Jenis Ikan Cichlid :

Di pasaran sendiri sebenarnya banyak sekali jenis ikan cichlidyang ditawarkan. Ikan ini sangat menarik karena memiliki beragam warna pada tubuhnya yang membuatnya terlihat cantik dan menarik. Anda bisa menemukan ikan jenis cichlid dengan warna biru tua utuh di seluruh tubuh, warna kuning, warna kuning dengan corak hitam hingga warna putih.

  1. Ikan Cichlid Niasa

Ikan yang juga memiliki nama Auraturscichlid atau Melanochromisauratusini merupakan jenis ikan niasa yang termasuk sangat berkarakter dan berciri khas. Meski tampilannya imut dan cantik, ikan ini memiliki sifat yang cukup garang. Ikan ini memiliki ukuran maksimal umumnya mencapai 12 cm. Waktu hidupnya sendiri sangat lama yaitu mencapai 8 hingga 10 tahun. Ikan ini banyak dipelihara oleh mereka yang sudah berpengalaman memelihara ikan hias.

Ikan niasa merupakan jenis ikan yang bisa memakan beragam jenis makanan, baik untuk daging-daging ataupun tumbuhan. Di alamnya, ikan ini termasuk herbivora sementara terkadang juga bisa menjadi karnivora. Makanan yang bisa diberikan yaitu sayuran segar, pellet, dan flaky. Anda juga bisa memberinya cacing kering. Namun, Anda tidak bisa memberikannya cacing darah karena cacing ini tidak bisa memakan makanan mengandung hemoglobin.

Meski berukuran kecil, ikan ini cukup agresif. Oleh karena itu sebaiknya hindari memasukkan ikan ini bersama beberapa ikan dalam satu akuarium. Hindari jenis ikan yang terlalu lembut, rentan stress dan kalem karena akan membuat ikan tersebut tersiksa di akuarium. Usahakan memilih ikan yang bersifat non-teritorial karena ikan cichlidniasa biasanya lebih toleran.

  1. Ikan Cichlid Johaniatau Blue Electric

Ikan yang lebih dikenal dengan nama ikan blueelectric ini memiliki keunikan berupa warna birunya yang mencolok. Sayangnya ikan ini tidak terlalu mudah untuk dibudidayakan. Ikan ini termasuk ke dalam kategori ikan jenis cichlid yang tidak terlalu agresif terutama untuk jenis pejantannya. Ikan ini lebih mengutamakan kenyamanan dan kedamaian di dalam akuarium.

 

Karena sifatnya yang cenderung lebih kale mini, ikan blueelectric sebaiknya tidak disatukan dengan jenis ikan agresif lainnya. Pasalnya ikan ini tentu akan sangat terganggu dan cenderung tidak mau membalas. Namun, ikan ini sangat cocok jika digabungkan bersama ikan tenang lainnya seperti ikan tetra dan sebagainya.

 

Bisa dibilang bahwa ikan blueelectric termasuk ikan cichlid termahal dengan harga perkantongnya mencapai ratusan ribu. Untuk pemeliharaannya sendiri Anda sebaiknya menempatkan beberapa tanaman air di dalam akuarium. Adanya tanaman air akan membuat ikan ini hidup lebih lama.

 

Selain tanaman air, sebaiknya ikan ini juga dibuatkan gua yang berfungsi sebagai tempat berlindung. Gua ini juga terkadang difungsikan oleh ikan cichlid biru sebagai tempat menyimpan telur-telur ikan yang dihasilkan. Untuk lingkungan hidup ideal ikan ini adalah pH 5 hingga 6 dengan suhu lingkungan 78 sampai 85 derajat Fahrenheit.

 

Ikan yang mahal ini termasuk ke dalam jenis omnivore yaitu pemakan tumbuhan dan hewan. Makanan yang umumnya dimakan oleh ikan ini adalah pellet dan serpihan. Selain itu, jentik-jentik nyamuk merupakan makanan mereka saat dipindahkan ke lingkungan yang baru. Sehingga jika Anda baru memiliki hewan ini, sebaiknya berikan ia jentik-jentik nyamuk agar merasa nyaman dulu.

 

  1. Ikan Blue Acara (AequidensPulcher)

Ikan blue acara berasal dari daerah Tobago dan Trinidad dan juga Venezuela. Ikan ini memiliki keunikan berupa warna gelap kebiruan yang akan muncul ketika sudah dewasa. Jenis ikan blue acara termasuk ikan jenis cichlidyang tidak terlalu agresif jika dibandingkan temannya yang lain. Meski tidak agresif, sifat ikan ini yang suka menggali dan menghancurkan banyak tanaman hidup di dalam akuarium patut dijadikan pertimbangan.

 

Ketika tumbuh dewasa, ikan ini dapat mencapai 8 sampai 12 cm panjangnya. Untuk kondisi lingkungan air akuarium yang sesuai dengan ikan blue acara adalah suhu 24 sampai 27 derajat Celcius saja. Sementara tingkat keasamannya adalah 7 sampai 7,8. Karena sifatnya yang senang menggali, akan lebih cocok jika di dalam akuarium diberikan substrat pasir agar mereka senang menggali dan berada di dalam pasir.

 

Jenis makanan ikan ini cukup beragam dan tidak terlalu sulit. Anda bisa memberikannya pellet, blackworm, bloodworm dan jenis makanan apapun yang merupakan daging-dagingan.

 

  1. Rainbow Cichlid (Herotilapiamultispinosa)

Cichlid satu ini memiliki tubuh dengan balutan warna-warni yang membuatnya tampak indah seperti pelangi. Semakin ikan ini dewasa, maka tampilan kulitnya pun akan semakin indah dan menawan. Ikan ini berasal dari daerah perairan Costa Rika dan Nikaragua. Asal ikan ini bisa dikatakan bersumber dari Amerika Tengah dan termasuk ikan spesies Amerika Tengah.

 

Seperti ikan jenis cichlid pada umumnya, ikan satu ini memiliki ukuran panjang sekitar 13 sampai 17,5 cm. Hampir sama dengan ikan blue acara, ikan ini termasuk tidak terlalu agresif sehingga cocok dipelihara oleh mereka yang masih pemula. Anda juga bisa memeliharanya bersama dengan jenis ikan lainnya seperti ikan Loricariidaer, loaches, tetra dan barb karena sifatnya yang lebih ramah.

 

Ikan ini termasuk omnivore yakni hewan pemakan daging dan tumbuhan. Preferensi makanannya adalah alga dan juga makanan berbasis spirulina. Selain itu, ikan ini juga dapat memakan jenis bloodworm yang beku. Untuk lingkungannya sendiri, ikan ini disarankan untuk ditempatkan pada lingkungan bersuhu 24 sampai 28 derajat Celcius dengan keasaman 7 sampai 8.

 

  1. Cockatoo cichlid (ApistogrammaCacatuides)

Ikan ApistogrammaCacatuides yang berjenis kelamin laki-laki memiliki penampilan yang unik yakni berwarna-warni sehingga sangat indah ketika dipelihara. Ikan ini termasuk ke dalam ikan jenis cichlid yang bersifat territorial. Karena sifatnya yang territorial, Anda disarankan untuk memelihara satu saja jenis ikan ini di dalam akuarium.

 

Sementara itu, perbedaan dari ikan cockatoo betina dan jantan bisa dilihat dari ukuran tubuhnya. Ikan cockatoo yang jantan memiliki ukuran lebih besar yakni 7,5 cm dibandingkan ikan cockatoo yang betina yang hanya 5 cm. Selain ukuran, seperti yang disebutkan sebelumnya, ikan yang jantan memiliki tubuh warna-warni.

 

Ikan ini bisa memakan apa saja karena termasuk mikro predator. Makanan yang biasa dikonsumsi oleh ikan ini adalah udang air asin cacing tubifex, bloodworm dan juga blackworm. Untuk memberikannya umumnya ikan ini lebih menyukai dalam bentuk kecil.

 

Meski termasuk ke dalam jenis ikan territorial, ikan ini tidaklah agresif seperti cichlidumumnya. Ikan ini tidak akan mengganggu dan menggigit sirip ikan yang lain jika masuk ke dalam area teritorialnya. Untuk lingkungannya sendiri ikan ini sebaiknya ditempatkan di dalam suhu 24 sampai 27 derajat Celcius. Sementara keasamannya sendiri sebaiknya netral dari mulai skala 5 sampai 7.

 

  1. Severum (Herosserverus)

Jika Anda ingin memelihara ikan jenis cichlid dengan ukuran yang besar maka ikan severum ini adalah pilihan yang tepat. Karena sangat beraneka ragamnya ikan jenis cichlid, Anda pun akan memperoleh banyak pilihan ketika ingin memelihara spesies ikan satu ini.

 

Menariknya, tidak seperti kebanyakan ikan jenis cichlid, ikan severum justru termasuk tidak terlalu agresif meski tubuhnya paling besar. Ukuran ikan ini dapat mencapai 20 sampai 25 cm. Meski berukuran besar, ikan ini tidak menyerang dan memakan jenis ikan yang lain. Ikan ini banyak ditemukan di pusat hutan Amazon di Amerika Selatan. Anda bisa menemukan ikan ini hingga ke bagian terbawah yakni Kolombia.

 

Ikan ini cenderung lebih menyukai hidup di lingkungan dengan tingkat keasaman rendah. Meski begitu, ikan ini tetap mampu beradaptasi di lingkungan dengan keasaman mencapai 5 – 7. Karena termasuk ke dalam jenis ikan yang tidak agresif, Anda bisa menempatkan ikan ini dengan ikan lainnya dalam satu akuarium.

 

  1. GermanBlue Ram (MikrogeophagusRamirezi)

Ikan jenis cichlid satu ini memiliki tampilan yang sangat menawan dan berwarna-warni. Ikan yang berasal dari lembah sungai Orinoco ini merupakan jenis ikan cichlid kecil jika dibandingkan dengan ikan berjenis cichlid yang lainnya. Panjang ikan ini yaitu 5 cm dan dapat ditempatkan di dalam akuarium berukuran 15 galon.

 

Ikan ini termasuk ke dalam ikan territorial sama seperti ikan cockatoochild. Karena sifatnya yang territorial, ikan ini sebaiknya dimasukkan satu saja ke dalam akuarium. Kalaupun ingin dua ekor, maka sebaiknya pilih 1 jantan dan 1 betina. Sementara jika Anda ingin memelihara ikan ini lebih dari satu pasang, maka sebaiknya buat akuarium yang besar.

 

Ikan ini juga tidak terlalu agresif terhadap jenis ikan yang lainnya. Karena sifatnya yang cenderung lebih dapat berdamai dengan lingkungannya, ikan ini dapat Anda satukan dengan jenis ikan lainnya seperti rasboras, barb, loaches, tetra, dan pleco yang tidak terlalu agresif.

 

Untuk memelihara ikan ini, Anda bisa menempatkannya di dalam akuarium dengan keasamaan rendah hingga netral yaitu skala 4 sampai 7. Suhu untuk lingkungannya sendiri bisa mulai dari 24 derajat Celcius hingga 28 derajat Celcius.

 

Untuk makanan ikan ini cukup mudah. Ikan yang termasuk ke dalam jenis ikan karnivora ini memakan beragam jenis makanan daging-dagingan seperti cacing kering, udang air asin, makanan beku bloodworm dan blackworm. Jika ingin agar tampilan ikan semakin menarik, Anda bisa memberikan beragam jenis udang untuk makanannya agar warna terbaiknya keluar.

 

  1. Snow White Cichlid

Ikan yang dijuluki sebagai snowwhite ini memang memiliki kulit yang putih bersih seperti putri salju. Dengan tampilannya yang menawan, ikan ini ternyata dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau yakni Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu saja. Ikan dengan nama latin PseudotropheusSocolofi termasuk ikan yang memiliki panjang ketika tumbuh dewasa mencapai 13 cm. Sementara ketika dijual dalam bentuk Peranakan, ikan ini hanya memiliki ukuran panjang sekitar 4 sampai 5 cm saja.

Mengenali Karakteristik Ikan

Cichlid termasuk jenis ikan yang cerdas dan pintar. Meski begitu, ikan ini bisa dikatakan lebih dikenal berkat keganasannya di dalam akuarium. Ikan ini juga termasuk ikan territorialdimana mereka tidak akan segan bertarung dengan ikan lainnya yang dianggap mengganggu wilayah teritorinya. Bahkan, di beberapa kasus, ikan ini akan bertarung hingga lawannya mati.

 

Meski terkenal agresif, sebenarnya tidak semua ikan jenis cichlid memiliki perilaku seperti itu. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ada beberapa jenis ikan ini yang ternyata cukup ramah sehingga bisa digabungkan dengan ikan lainnya.

 

Makanan Ikan

Cichlidyang sangat beragam membuatnya memiliki beragam pilihan makanan. Meski beragam dan berbeda-beda umumnya makanan kesukaan mereka hampir sama. Ikan berjenis cichlid yang masuk ke dalam golongan karnivora biasanya dapat diberi makan berupa makanan daging-dagingan seperti cacing kering, udang air asin, makanan beku bloodworm dan blackworm. Bisa dikatakan udang air asin termasuk salah satu makanan idaman bagi beberapa jenis ikan ini.

 

Selain karnivora, Anda juga bisa menemukan ikan jenis cichlid yang herbivora atau pemakan tumbuhan. Namun, umumnya ikan herbivora ini tetap tidak menolak jika diberi makanan daging. Ikan yang menyukai makanan tumbuhan ini dapat Anda berikan makanan dari sayuran segar, pellet, dan flaky.

 

Tempat yang Banyak Ditemukan

Cichlidberasal dari daratan Amerika Selatan atau lebih tepatnya di Negara Kolombia bagian utara hingga ke Negara Chili. Beberapa ikan spesies cichlid juga ditemukan di beberapa danau di Afrika. Selain berasal dari Amerika Selatan, beberapa ikan ini juga bisa Anda temukan di daerah Amerika Tengah seperti RainbowCichlid (Herotilapiamultispinosa). Beberapa ikan juga banyak ditemukan di jantung Amazon mengingat hutan Amazon memang menjadi habitat bagi jutaan spesies di muka bumi ini termasuk ikan.

 

Anda juga bisa menemukan beberapa spesies ini di habitat danau Malawi. Di danau ini ditemukan sekitar 300 spesies ikan jenis cichlid. Habitat kedua yakni Danau Tanganyika dengan jumlah 250 spesies berbeda. Tempat tinggal ketiga adalah Danau Victoria di daerah Afrika. Selain itu ada pula ikan yang ditemukan di daerah Afrika Barat.

 

Tips Membudidayakan Ikan Cichlid Lemon

Karena beragamnya jenis cichlid sehingga tips pembudidayaannya tentu saja berbeda-beda. Salah satu jenis cichlidyang banyak dibudidayakan adalah lemon cichlid. Ikan ini termasuk ikan yang tidak agresif sehingga bisa ditempatkan dengan ikan lainnya. Ikan ini sangat cocok untuk Anda yang baru pertama kali mencoba memelihara ikan dalam akuarium. Berikut tips pemeliharaan ikan ini untuk Anda, antara lain:

  1. Ukuran akuarium harus ideal

Pilihlah akuarium dengan ukuran yang ideal untuk tumbuh kembang ikan ini. Patut diketahui bahwa ikan ini dapat tumbuh memanjang hingga 13 cm. Karena itu sebaiknya pilih akuarium dengan besar mencapai 114 liter atau 30 galon. Ikan ini akan mampu bergerak leluasa di dalam akuarium yang lebih besar.

 

  1. Lingkungan yang harus diperhatikan

Ikan ini memiliki karakter yang senang untuk bersembunyi. Oleh sebab itu sebagai pemilik Anda harus menyediakan tempat persembunyian yang nyaman bagi ikan ini. Untuk tempat persembunyiannya sendiri sangat beragam. Anda bisa memilih tempat persembunyian dari tumbuhan air, peralon bekas, dan batu-batuan.

 

Selain faktor dekorasi di dalam akuarium untuk persembunyian, Anda juga harus memperhatikan faktor suhu lingkungan. Sangat disarankan untuk sering-sering mengecek suhu lingkungan dalam akuarium. Hal ini dikarenakan ikan satu ini hanya dapat hidup pada suhu akuarium 74 sampai 82 derajat Fahrenheit atau lebih kurang 24 sampai 28 derajat Celcius. Jika suhu lingkungan terlalu rendah atau terlalu tinggi, dikhawatirkan ikan dapat mati.

 

  1. Memperhatikan tingkat keasaman

Ikan satu dengan yang lainnya tentu memiliki karakteristik tempat tinggal ideal bagi masing-masingnya. Meski begitu, untuk ikan cichlidsendiri pada umumnya dapat hidup di dalam lingkungan akuarium yang ber-pH asam sampai netral.

 

Untuk tingkat keasaman akuarium ikan lemon cichlid, maka sebaiknya kadar asam dijaga agar 6,9 sampai 7. Sebelum memasukkan ikan lemon cichlid ke dalam akuarium, sebaiknya air diendapkan dulu selama 1 hari baru keesokan harinya ikan bisa dimasukkan.

 

  1. Pembersihan akuarium dilakukan rutin

Pembersihan akuarium menjadi hal yang penting mengingat tempat ini sering dijadikan sebagai tempat tumbuh kembang bakteri dan jamur. Untuk pembersihannya sendiri sebaiknya dilakukan secara rutin minimal 1 kali setiap minggu.

 

Namun, apabila kondisiakuarium sudah terlalu kotor meski belum sampai seminggu dari kali terakhir dibersihkan, maka pembersihan dilakukan lebih sering. Hal ini mengingat sumber kotoran di dalam akuarium bisa berasal dari feses ikan, urin, dan sisa-sisa makanannya. Jika kolam tidak dibersihkan, khawatir ikan justru menelan kotoran-kotoran yang tercampur di air kolam.

 

  1. Memasang alat aerator dan filter

Kedua alat ini tidak hanya untuk gaya-gayaan saja melainkan memiliki fungsi yang sangat besar. Kedua alat ini akan membuat penggunaan air lebih hemat. Hal ini berkat fungsi kedua alat untuk menyaring kotoran di dalam akuarium serta memberikan asupan oksigen yang sangat bermanfaat bagi kehidupan ikan di dalam akuarium.

 

  1. Makanan yang benar

Jenis makanan sendiri akan sangat bergantung kepada jenis ikan yang dipelihara di dalam akuarium. Untuk membuat ikan lemon cichlid Anda semakin cantik dengan warnanya yang terang, maka pemberian makanan akan sangat mempengaruhinya. Makanan yang tepat untuk jenis ikan lemon cichlid adalah udang air asin, pellet, kutu air, dan cacing sutera. Peletnya sendiri cari yang diramu khusus untuk lemon cichlid. Begitu pula jika Anda memelihara jenis cichlid lainnya maka sesuaikan jenis pakannya.

 

 

 

  1. Jumlah ikan yang dipelihara

Tidak seperti jenis ikan cichlidlainnya, ikan lemon cichlid memiliki sifat untuk hidup berkelompok. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk hanya memelihara satu jenis ikan ini saja dalam satu akuarium. Sebaiknya, tempatkan 6 ekor ikan lemon cichlid dalam satu akuarium. Selain menambah tampilan cantik akuarium, hal ini juga dapat menghindarkan stress dari lemon cichlid apabila hidup sendirian di dalam akuarium.

 

  1. Air yang tepat dan baik

Jauhi penggunaan air yang kotor dan tidak kaya akan mineral. Kriteria air kolam yang baik adalah air kolamyang bersih dan tidak keruh. Air tersebut juga tidak tercemar oleh berbagai zat kimia dan limbah yang berbahaya. Karena kriteria suhu yang sehat adalah 24 sampai 28 derajat Celcius untuk memelihara ikan lemon cichlid, maka alat pemanas bisa dipasang untuk menaikkan suhu yang terlalu rendah.

 

  1. Jauhkan dari Keributan

Hampir semua ikan sangat menghindari tempat bising. Bahkan, hal ini tidak hanya menjadi tabiat ikan, manusia saja tidak suka tinggal di tempat yang bising. Tinggal di tempat yang tenang dan sunyi akan membuat ikan lemon cichlid lebih nyaman untuk hidup. Oleh karenanya, jauhkan penyimpanan akuarium yang dekat dengan jalan. Anda bisa meletakkannya di dalam ruang keluarga yang dianggap tidak terlalu berisik.

Jual Aquarium Palembang , ikan hias Palembang , toko aquascape , ikan cichlid , ikan koi , ikan arowana , ikan louhan , ikan discus , ikan guppy , ikan aquascape , ikan albino , ikan predator di Palembang