Tag Archives: jendral cichlid

Ikan Jendral Cichlid

Mengenal Ikan Jendral Cichlid Lebih Dekat

Ikan Jendral Cichlid atau yang dikenal dengan sebutan Dimidiochromis Compressiceps adalah ikan jenis cichlid yang menarik. Tubuhnya berukuran sangat besar, lincah, bergerak cepat, dan memiliki kilau metalik indah, perpaduan antara warna biru dan merah.

Dimidiochromis Compressiceps termasuk ikan cichlid predator yang tidak hanya tampak luar biasa, tetapi juga kuat. Dengan bentuk dan warnanya yang unik, ikan yang berasal dari Afrika ini sangat mengesankan. Dimidiochromis Compressiceps juga dinamis sehingga disebut sebagai cichlid paling rata di Danau Malawi.

Panjang Dimidiochromis Compressiceps mencapai 10 inci  sekitar 25 cm.  Ikan ini memiliki rahang bawah bergigi dan menonjol ke depan. Bentuk tubuh tipis Dimidiochromis Compressiceps memungkinkannya bergerak dengan kecepatan yang tinggi.

Dengan rahangnya yang kuat, menjadikan ikan yang juga dikenal dengan nama Malawi Eyebiter ini sebagai predator mematikan bagi ikan-ikan kecil di sekitarnya.

Kendati Ikan Jendral Cichlid merupakan predator yang cukup agresif, ikan ini dapat ditempatkan dalam satu tangki bersama dengan ikan lain. Asalkan, ukuran ikan dalam tangki sama besar dan tidak begitu agresif.

Hindari menempatkan Dimidiochromis Compressiceps dengan Mbuna atau ikan cichlid kecil lainnya. Umumnya, Dimidiochromis Compressiceps akan menyerang dan membunuh Mbunas yang berukuran lebih kecil darinya. Namun, ikan ini dapat  ditempatkan dalam satu tangki tanpa masalah dengan cichlids Peacock berukuran lebih besar.

Dimidiochromis Compressiceps sangat cocok dan menarik untuk dipelihara karena dapat menambah keragaman pada tangki di rumah Anda. Segala aspek fisik yang dimiliki Dimidiochromis Compressiceps membuat ikan ini begitu disukai. Bahkan, tak sedikit yang menjadikannya sebagai favorit.

Asal Usul Malawi Eyebiter

Dimidiochromis Compressiceps banyak ditemukan di wilayah sekitar Danau Rift di Afrika, hulu Sungai Shire Danau Malawi, Danau Malombe, dan Mozambik. Ikan ini juga banyak ditemukan di perairan dangkal di daerah terbuka, tepatnya di atas substrat berpasir dengan vegetasi alami atau yang memiliki bercak Vallisneria.

Kendati jarang, ikan ini juga dapat ditemukan di daerah berbatu. Termasuk, wilayah perairan yang tenang, nyaris tanpa ombak. Dimidiochromis Compressiceps akan memangsa ikan kecil, utamanya spesies penyu, Mbuna dengan ukuran lebih kecil, dan Utaka berusia remaja.

Klasifikasi Malawi Eyebiter

Dimidiochromis Compressiceps tercatat dan terdaftar dalam Daftar Merah IUCN sebagai Lease Concern (LC). Ikan ini juga dikenal dengan nama lain, seperti Compressiceps, Haplochromis Compressiceps, dan Eyebiter.

  • Nama Ilmiah: Dimidiochromis Compressiceps
  • Pengelompokan Sosial: Soliter yang sebagian besar merupakan predator alami di alam.
  • Daftar Merah IUCN: LC – Least Concern
  • Kerajaan: Animalia
  • Divisi: Chordata
  • Kelas: Actinopterygii
  • Order: Cichliformes
  • Keluarga: Cichlidae
  • Genus: Dimidiochromis
  • Jenis: D. Compressiceps
  • Nama binomial: Dimidiochromis Compressiceps (Boulenger, Tahun 1908)
  • Nama lain: Paratilapia Compressiceps (Boulenger, Tahun 1908), Cyrtocara Compressiceps (Boulenger, Tahun 1908), dan Haplochromis Compressiceps (Boulenger, Tahun 1908)

Habitat Malawi Eyebiter

Ikan ini tinggal di perairan dangkal di daerah terbuka yang banyak tumbuh-tumbuhan. Kebanyakan Dimidiochromis Compressiceps akan memangsa ikan remaja, seperti cichlid Utaka dan ikan sejenis lainnya.

Di alam bebas, Dimidiochromis Compressiceps tidak berada di tempat yang sama dengan Mbuna kecil. Pasalnya, Mbuna  kecil tercatat sebagai salah satu “makanan ringan” bagi Dimidiochromis Compressiceps.

Ikan jenis ini paling baik dipelihara oleh pemelihara ikan yang berpengalaman atau setidaknya yang pernah memelihara ikan cichlid menengah. Maklum saja, Dimidiochromis Compressiceps cukup sulit dirawat karena membutuhkan sistem cukup rumit dengan sistem air yang sangat bersih.

Tak hanya itu saja, Dimidiochromis Compressiceps juga membutuhkan banyak tempat persembunyian, seperti bebatuan atau tanaman alami. Tangki yang terlalu terang, tanpa tanaman dapat menyebabkan Dimidiochromis Compressiceps dan sakit.

Menggunakan tandan padat tanaman asli atau palsu di sejumlah area tangki dapat meminimalisasi tingkat stres Dimidiochromis Compressiceps. Ikan ini paling baik ditempatkan dengan satu jantan dan beberapa betina.

Dimidiochromis Compressiceps akan menyerang dan membunuh jantan lain dari spesies yang sama, kecuali tangki yang ada memiliki ratusan galon. Dimidiochromis Compressiceps akan menjadi ancaman bagi ikan yang memiliki ukuran dan usia lebih kecil darinya.

Karakteristik Malawi Eyebiter

Dimidiochromis Compressiceps memiliki tubuh yang tipis. Ikan ini memiliki kecepatan sangat bagus dalam menangkap mangsanya. Dimidiochromis Compressiceps memiliki rahang bawah bergigi yang menonjol ke bagian depan.

Panjang Dimidiochromis Compressiceps bisa mencapai dua puluh lima centimeter. Meskipun jarang, Dimidiochromis Compressiceps dapat bertambah besar di tangki. Rata-rata Dimidiochromis Compressiceps hidup selama tujuh hingga sepuluh tahun.

Dimidiochromis Compressiceps jantan memiliki warna hampir biru metalik. Kadang-kadang warnanya hijau dengan sirip anal oranye berpola telur khas. Dimidiochromis Compressiceps betina memiliki warna dasar perak, sedangkan ikan remaja berwarna terang.

Semua Dimidiochromis Compressiceps memiliki garis horizontal gelap di bagian tengah yang memanjang dari belakang mata hingga pangkal sirip ekor. Ikan ini memiliki fitur umum yang juga dimiliki sejumlah ikan air asin, yakni kumpulan gigi faring yang letaknya berada di tenggorokan bersama dengan gigi biasa.

Dimidiochromis Compressiceps memiliki tekstur yang tampak berduri di bagian belakang sirip dubur, dada, punggung, dan sirip perut yang berfungsi untuk mencegah pemangsa. Bagian depan sirip Dimidiochromis Compressiceps sangat lunak sehingga memudahkannya bergerak bebas di dalam air dengan luwes dan cepat.

Berbeda dengan ikan lainnya yang memiliki dua set lubang hidung, Dimidiochromis Compressiceps memiliki satu lubang hidung di setiap sisi. Untuk merasakan aroma atau bau di dalam air, Dimidiochromis Compressiceps akan menyedot air dan mengeluarkannya setelah melakukan deteksi.

Cepat lambatnya deteksi, tergantung seberapa banyak Dimidiochromis Compressiceps perlu untuk menghirup air.

Hambatan Dalam Memelihara Dimidiochromis Compressiceps

Ikan Jendral Cichlid merupakan ikan hias yang sangat cantik dan unik. Namun, cukup sulit dipelihara di dalam tangki. Meskipun demikian, dengan pengaturan yang tepat dan pengalaman cukup dalam memelihara ikan, Dimidiochromis Compressiceps dapat tumbuh dan hidup baik layaknya berada di alam bebas.

Dimidiochromis Compressiceps membutuhkan tangki berukuran besar dengan sistem air yang baik. Tanpa sirkulasi air yang baik, Dimidiochromis Compressiceps akan sulit bertahan hidup.

Kendati ikan iniini merupakan predator ganas yang akan memangsa ikan-ikan kecil, Dimidiochromis Compressiceps termasuk dalam salah satu jenis cichlid dapat hidup berdampingan dengan ikan berukuran sama atau yang lebih besar.

Dalam pengaturan air yang baik dan diet yang tepat, Dimidiochromis Compressiceps akan lebih mudah beradaptasi dan berkembang biak.

Pakan Dimidiochromis Compressiceps

Dimidiochromis Compressiceps merupakan makhluk omnivora atau piscivore yang sebagian besar makanannya berupa ikan bertulang kecil. Dimidiochromis Compressiceps akan memangsa, membunuh, dan memakan ikan dengan ukuran setengah dari badannya atau ikan kecil lainnya.

Dalam pemeliharaannya, Dimidiochromis Compressiceps tidak perlu diberi makan ikan feeder hidup karena dapat meningkatkan agresi. Umumnya, Dimidiochromis Compressiceps diberi makan ikan lancefish, ikan silversides, udang, kerang, dan sejumlah sayuran hijau.

Variasikan diet Dimidiochromis Compressiceps untuk mendapatkan warna yang indah. Umumnya, Dimidiochromis Compressiceps membutuhkan sejumlah makanan nabati untuk membantu mencegah terjadinya kembung.

Bayi-bayi Dimidiochromis Compressiceps dapat diberi makan jentik nyamuk (cacing darah). Namun, mereka akan membutuhkan makanan lebih banyak ketika tumbuh. Bayi-bayi Dimidiochromis Compressiceps juga dapat diberi makanan berupa pelet beku yang mengandung protein tinggi.

Diet Dimidiochromis Compressiceps yang tepat, bersama dengan pemberian vitamin dapat menjaga ikan Anda dalam kondi stabil. Hal ini juga dapat mempercepat proses pertumbuhannya. Perlu Anda ingat bahwa Dimidiochromis Compressiceps tidak dapat mengonsumsi daging sapi.

Akan lebih baik untuk memberi Dimidiochromis Compressiceps makan dalam prosi kecil beberapa kali sehari daripada memberi satu kali makan porsi besar. Pemberian makan yang tepat dapat menjaga kualitas air lebih tetap bersih dalam jangka waktu yang lebih lama.

Tak perlu khawatir karena semua ikan di dalam tangki tetap mendapat manfaat dari vitamin dan suplemen yang Anda beri. Untuk memaksimalkan pertumbuhan Dimidiochromis Compressiceps, terapkan diet sehat. Jika Anda masih ragu, maka tanyakan pada ahlinya, penjual ikan hias, atau orang yang lebih berpengalaman.

Perawatan Akuarium Dimidiochromis Compressiceps

Lantas, bagaimana cara merawat ikan Dimidiochromis Compressiceps? Mengingat merawat ikan Ikan Jendral Cichlid bukan hal yang mudah, pastikan untuk mengutamakan kebersihan habitatnya. 

Kondisi kesehatan Dimidiochromis Compressiceps akan memburuk jika air di dalam tangki tercemar atau kotor karena sisa makanan yang dibiarkan menumpuk. Oleh karena itu, lakukan penggantian air, sekitar 20 hingga 50% dalam seminggu atau sesuaikan  dengan bio load.

Dengan menjaga kebersihan air, Dimidiochromis Compressiceps akan terhindar dari penyakit. Selain kondisi air yang kotor, Dimidiochromis Compressiceps  juga rentan terkena penyakit jika kebutuhan makanannya tidak terpenuhi. Pastikan untuk memberi Dimidiochromis Compressiceps makanan berkualitas baik agar tumbuh kembangnya maksimal.

Pengaturan Akuarium Dimidiochromis Compressiceps

Tahukah Anda bahwa aliran air yang mengalir ke Danau Malawi memiliki kandungan mineral yang sangat tinggi? Adanya proses penguapan alami di danau tersebut menghasilkan air alkali yang telah termineralisasi.

Danau Malawi dikenal dengan kejernihan air dan juga stabilitasnya. Air di danau ini memiliki pH dan kimia air yang seimbang dan selalu stabil sepanjang tahun. Bahkan, pergantian musim pun tak memengaruhinya.

Itulah mengapa sangat penting untuk memperhatikan parameter tangki, terutama jika Anda memelihara ikan yang berasal daru Danau Malawi seperti Dimidiochromis Compressiceps.

Sementara cichlid yang berasal Danau Rift membutuhkan air alkali keras. Anda dapat memanfatkan garam sebagai zat penyangga. Fungsinya sendiri adalah untuk meningkatkan kekerasan karbonat air.

Cichlid Danau Rift memiliki toleransi yang baik terhadap garam. Ikan jenis ini dapat hidup dalam kondisi air yang agak payau. Namun, tidak cocok untuk jenis tangki air payau penuh. Bisa dibilang, batas toleransi salinitas ikan Cichlid Danau Rift sekitar 10% dari tangki air asin normal dengan gravitasi spesifik kurang dari 1.0002.

Untuk memelihara Dimidiochromis Compressiceps kecil diperlukan tangki sebanyak 125 galon. Dimidiochromis Compressiceps membutuhkan tangki yang besar untuk memaksimalkan kecepatanya.

Tangki yang lebih besar pun dapat Anda gunakan untuk merawat Dimidiochromis Compressiceps dengan cichlids lainnya. Dimidiochromis Compressiceps dapat bertahan hidup di dalam air tawar atau air tawar paya, tetapi dibutuhkan pergerakan air yang baik dan harus dulengkapi filtrasi yang kuat dan efisien.

Dimidiochromis Compressiceps memiliki toleransi pHapa pun di atas netral. Namun, level pH terbaik untuk Dimidiochromis Compressiceps adalah di kisaran pH 8. Dimidiochromis Compressiceps sangat menyukai substrat pasir atau kerikil halus.

Anda bisa menggunakan pasir untuk air tawar atau ikan air asin yang dapat dibeli di toko ikan hias. Dengan adanya pasir ini, pH air akan lebih terjaga dan tetap stabil. Selain pasir, karang yang sudah hancur atau pasir aragonit juga efektif menambah kekerasan karbonat air. Bahkan, cenderung lebih mudah larut daripada garam.

Menjaga pH tetap tinggi artinya kadar amonia lebih mematikan. Sangat penting untuk mengganti air secara berkala jika Anda ingin Dimidiochromis Compressiceps selalu dalam keadaan baik. Ingat, air dengan kadar amoonia tinggi dapat menyebabkan Dimidiochromis Compressiceps  keracunan dan mati mendadak.

Sediakan area kolam terbuka di bawah tangki dan di area tengah untuk meniru habitat alami Dimidiochromis Compressiceps. Tambahkan tandan tanaman hidup atau buatan untuk mengurangi risiko stress.

Tandan ini juga dapat berfungsi untuk menyembunyikan area bebatuan. Dimidiochromis Compressiceps akan menggunakan batu-batu yang ada di dalam tangki untuk bertelur.

Jika Anda ingin memiliki tangki yang menyerupai lingkungan asli Dimidiochromis Compressiceps, maka tambahkan Vallisneria. Selalu awasi level pH air karena tanaman yang membusuk dapat menurunkan tingkat PH.

Ukuran Tangki Minimum adalah 125 gal (473 L) dengan campuran pasir atau kerikil. Agar Dimidiochromis Compressiceps merasa nyaman, gunakan pencahayaan redup dan jaga suhu air tetap stabil, yakni kisaran 73 °F hingga 86 °Fatau sekitar 22,8 °C hingga 30 °C.

Sementara rentang pH untuk tangki Dimidiochromis Compressiceps berkisar antara 7.7 hingga 8.6 dengan pH 8 yang terbaik, sedangkan kisaran kekerasan sekitar 6 hingga 10 dGH dengan gerakan air sedang.

Perilaku Sosial Dimidiochromis Compressiceps

Dimidiochromis Compressiceps tidak tergolong dalam ikan komunitas. Dimidiochromis Compressiceps  memang predator, tetapi tidak begitu berbahaya, hanya cukup agresif. Selama tangki memiliki ukuran besar, tingkat keagresifan Dimidiochromis Compressiceps dapat ditekan semaksimal mungkin.

Kendati demikian, Dimidiochromis Compressiceps tidak akan pernah bisa bersahabat dengan Mbuna. Ketika Dimidiochromis Compressiceps ditempatkan dalam satu tangki dengan Mbuna, ikan ini akan langsung menyerang dan membunuhnya.

Singkatnya, Dimidiochromis Compressiceps adalah pemburu alami yang senang menyerang jenis ikan apa pun selama ikan tersebut memiliki tubuh kecil untuk dimakan.

Jika Anda ingin menyimpan Ikan Jendral Cichlid dalam satu kelompok, maka cara paling baik adalah dengan menempatkan hanya satu jantan Dimidiochromis Compressiceps dengan beberapa betina.

Ingat! Dimidiochromis Compressiceps akan menyerang dan membunuh jantan lain, meskipun itu berasal dari spesies yang sama. Namun, ada beberapa pengecualian jika Anda menggunakan tangki dengan ratusan galon.

Ikan Dimidiochromis Compressiceps jantan biasanya memiliki tubuh lebih menarik karena penuh warna dengan ukuran lebih besar. Semantara Dimidiochromis Compressiceps betina memiliki tubuh lebih kecil. Warnanya pun cantik, yakni perak.

Reproduksi Dimidiochromis Compressiceps

Dimidiochromis Compressiceps adalah salah satu jenis ikan yang membentuk keluarga matriarkal. Ikan ini telah lama dibiakkan di dalam penangkaran dengan satu kelompok jantan dengan beberapa betina. Hal ini dilakukan karena selama waktu pemijahan Dimidiochromis Compressiceps jantan akan sangat agresif terhadap betina.

Dimidiochromis Compressiceps sangat menyukai batu pipih atau batu tulis untuk dijadikan sebagai tempat bertelur. Pastikan bahwa tempat pengembangbiakan Dimidiochromis Compressiceps cukup jauh dari aliran air yang kuat, mengingat telur dibuahi secara eksternal.

Dimidiochromis Compressiceps betina akan mengambil dan menyimpan telurnya di dalam untuk diinkubasi. Selama proses ini berlangsung, Dimidiochromis Compressiceps  betina dapat membawa hingga dua ratus lima puluh telur selama 21 hingga 28 hari.

Jika Dimidiochromis Compressiceps berhenti makan dan memiliki mulut yang membesar, maka tandanya ikan tengah merenung. Untuk menjaga keamanan telur, pastikan Dimidiochromis Compressiceps betina terhindar dari stres. Ketika Dimidiochromis Compressiceps betina stres, ia akan lebih mudah meludahkan telurnya.

Sejumlah Dimidiochromis Compressiceps betina sangat menyukai batu pemijahan di dekat permukaan, tetapi sisanya menyukai tempat yang lebih tersembunyi. Jika Dimidiochromis Compressiceps tidak dapat melakukan pemijahan, maka lakukan relokasi batu datar.

Umumnya, beberapa orang lebih suka memisahkan betina selama kehamilannya. Namun, pemisahan yang terlalu lama dari tangki utama dapat memengaruhi status sosialnya dengan betina lain. Bahkan, tak jarang hal ini dapat memicu pertempuran.

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan melakukan pengujian atau tes kepribadian ikan Dimidiochromis Compressiceps milik Anda.

Untuk mencegah benih dimakan oleh Dimidiochromis Compressiceps  jantan, pastikan untuk memisahkan telur ikan yang telah dilepaskan ke tangki lainnya. Dimidiochromis Compressiceps remaja membutuhkan udang air asin dan larva nyamuk sebagai makanan utama. Kedua makanan ini sangat baik untuk pertumbuhannya.

Dimidiochromis Compressiceps  remaja juga membutuhkan spirulina untuk kebutuhan sayuran. Beri spirulina satu hingga dua kali setiap minggu. Dengan cara ini Dimidiochromis Compressiceps remaja bisa mendapatkan nutrisi sempurna sehingga perkembangannya pun terjaga.

Penyakit Ikan Dimidiochromis Compressiceps

Dimidiochromis Compressiceps sangat rentan terhadap penyakit yang kerap menyerang ikan, terutama jika kebersihan airnya tidak terjaga. Air berkualitas rendah dengan oksigenasi yang buruk sangat cepat menyebarkan penyakit pada ikan.

Kembung Malawi merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang Dimidiochromis Compressiceps. Penyakit ini lebih banyak menyerang ikan Dimidiochromis Compressiceps yang tidak banyak mengonsumsi atau mengalami gizi buruk.

Selain kembung Malawi, penyakit lain yang patut diwaspadai adalah Ich. Penyakit ini diobati dengan menempatkan tangki ikan pada suhu sekitar 86 °F atau 30 °C selama tiga hari. Jika cara ini tidak membuat kondisi Dimidiochromis Compressiceps lebih baik, maka ikan perlu dirawat dengan tembaga. Pastikan untk melepaskan semua air conditioner.

Jika penyakit Ich yang menyerang Ikan Jendral Cichlid tergolong ringan, Anda dapat memberinya obat khusus yang dijual di pasaran. Pilih obat ikan berbasis tembaga. Gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang tepat.

Sebelum digunakan, Anda bisa melakukan tes tembaga untuk mendapatkan level yang tepat. Anda juga boleh menggabungkan pengobatan obat Ich dengan peningkatan suhu. Cara ini cukup efektif mempercepat proses penyembuhan Dimidiochromis Compressiceps.

Seperti kebanyakan ikan hias lainnya, Dimidiochromis Compressiceps juga rentan terhadap cacing kulit dan infestasi parasit lain, mulai dari protozoa, infeksi jamur, hingga infeksi bakteri.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk membaca tentang penyakit yang kerap menyerang Dimidiochromis Compressiceps, baik di habitat hidup asli maupun tangki. Dengan mengetahui tanda-tanda penyakit, Anda akan lebih mudah melakukan pencegahan dan mengobati ikan yang terserang penyakit. 

Ketersediaan Dimidiochromis Compressiceps di Pasaran

Serupa dengan ikan hias lainnya, Ikan Jendral Cichlid dapat Anda temukan secara online dengan harga bersahabat. Tinggi rendahnya harga ikan Dimidiochromis Compressiceps  tergantung dari jenis kelamin, apakah betina atau jantan, dan umurnya, apakah ikan masih bayi, remaja, atau telah dewasa. perempuan, atau remaja. Dimidiochromis Compressiceps juga dapat dibeli langsung di toko ikan hias. Beberapa toko menerapkan sistem pemesanan khusus, preorder

Tips Memelihara Ikan di Tangki atau Akuarium

Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara ikan hias di dalam rumah, pastikan untuk menerapkan beberapa tips sederhana berikut ini.

  • Sesuaikan Ukuran Tangki

Memelihara ikan hias menggunakan tangki memang cukup merepotkan bagi pemula. Namun, sebenarnya hal ini tidak begitu sulit jika Anda sudah mengetahui tipsnya. Salah satunya adalah memilih ukuran tangki.

Jika Anda memelihara Dimidiochromis Compressiceps, maka pertimbangkan untuk menggunakan tangki ukuran besar. Tangki yang besar dapat membuat ikan lebih nyaman. Selain itu, Anda pun tak perlu repot mengganti ukuran tangki setiap kali Dimidiochromis Compressiceps mengalami perubahan ukuran tubuh.

  • Hindari Meletakkan Tangki Dekat Jendela

Hindari meletakkan tangki dekat jendela karena dapat membahayakan ikan. Meskipun Dimidiochromis Compressiceps termasuk predator, ikan ini akan kalah dengan hewan pemangsa lainnya.

Selain itu, tangki yang terkena cahaya matahari berlebihan dapat menyuburkan pertumbuhan ganggang hijau. Hal ini dapat membahayakan kesehatan ikan Dimidiochromis Compressiceps dan membuat tangki cepat kotor. Sinar matahari berlebih juga meningkatkan temperatur air sehingga membuat ikan cepat mati.

  • Isi Tangki dengan Air Bersih

Tangki harus dibersihkan secara teratur untuk menjaga kualitas air. Ingat, kualitas air yang buruk tidak hanya menyebabkan penyakit bagi Dimidiochromis Compressiceps, tetapi juga memicu kematian.

Selalu gunakan air bersih dengan pH yang tepat. Saat air tampak keruh, Anda wajib menggantinya dengan air bersih. Umumnya, penggantian air dilakukan seminggu sekali. Namun, ketika air terlalu kotor, Anda tak perlu menunggu untuk menggantinya dengan air bersih.

  • Berilah Pakan Secara Teratur

Beri ikan Dimidiochromis Compressiceps pakan berkualitas. Terutama jika Anda memutuskan memelihara ikan Dimidiochromis Compressiceps bayi atau remaja yang masih membutuhkan banyak nutrisi.

Kendati demikian, bukan berarti Anda memberi Dimidiochromis Compressiceps pakan secara terus-menerus, sebab terlalu banyak memberi pakan dapat menyebabkan ikan obesitas. Kualitas air pun menurun dan mudah kotor. 

Sangat dianjurkan untuk memberi pakan sedikit demi sedikit, tetapi teratur. Misalnya setiap tiga jam sekali.

  • Tambahkan Aksesori dalam Akuarium

Tangki merupakan rumah bagi Dimidiochromis Compressiceps. Sebelum memelihara Dimidiochromis Compressiceps, Anda wajib mempelajari habitat aslinya. Dengan begitu, Anda bisa menghias tangki sesuai dengan lingkungan aslinya.

Tambahkan pasir, tanaman, dan bebatuan agar Dimidiochromis Compressiceps tidak merasa asing. Tanaman air dapat berfungsi sebagai tempat berteduh ikan ketika tidur. Tanaman ini juga berfungsi sebagai filter air dan penghasil oksigen.

Ingat! Semakin mirip kondisi tangki dengan habitat asli, semakin mudah Dimidiochromis Compressiceps menyesuaikan diri.

  • Atur Arus Air dalam Akuarium

Tak dapat dimungkiri bahwa memelihara ikan Dimidiochromis Compressiceps  membutuhkan perhatian khusus, utamanya masalah air. Selain kualitas dan kadar pH yang harus dijaga, Anda pun wajib mengatur arus air.

Sebagaimana Anda ketahui, Dimidiochromis Compressiceps memerlukan arus air yang menyerupai habitat aslinya agar sistem pernafasan, sistem ekskresi, dan sistem peredaran darahnya berjalan dengan baik.

Anda dapat memanfaatkan filter air otomatis yang dapat menyemburkan atau mengalirkan air ke dalam tangki. Tambahkan sejumlah batu karang untuk menjaga semburan air yang terlalu deras.aliran air yang terlalu kencang dapat menyebabkan Dimidiochromis Compressiceps  stress.

Demikianlah informasi lengkap mengenai Ikan Jendral Cichlid yang perlu untuk Anda ketahui.  Apa pun ikan hias pilihan Anda, pastikan untuk menjaga kadar pH air, kebersihan tangki, dan memberinya pakan bergizi. Ayo, bagikan artikel ini!