Tag Archives: uaru cichlid

Ikan Uaru Cichlid

Mengenal Ikan Uaru Cichlid

Ikan Uaru Cichlid atau dikenal juga dengan Uaru Amphiacanthoides merupakan jenis ikan yang memiliki bentuk tubuh dan warna paling unik di dalam keluarga ikan cichlid.

Umumnya, ikan Uaru Amphiacanthoides dewasa berwarna abu-abu keperakan dengan satu bintik hitam besar menyerupai sobekan di tengah tubuh dan pangkal ekor.

Sebenarnya, Juvenile Uaru Cichlids memiliki kesamaan dalam warna, tetapi bintiknya berbeda, yakni putih di sebagian besar tubuh dengan pinggiran emas yang tersebar di titik tetesan air mata.

Uaru Cichlid juga dikenal sebagai Triangle Cichlid. Meskipun memiliki ciri khusus, hal ini akan memudar ketika Uaru Amphiacanthoides bertambah tua dan menghilang sama sekali ketika ukurannya mencapai tiga hingga empat inci.

Asal Usul Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides berasal dari daerah di pedalaman lembah Amazon, Amerika Selatan. Uaru Amphiacanthoides merupakan makanan pokok bagi penduduk asli lembah Amazon.

Lantaran hidup penduduk setempat sangat bergantung dengan ikan ini, para penduduk sangat jarang menjadiukan Uaru Amphiacanthoides sebagai ikan hias akuarium. Meskipun demikian, Uaru Amphiacanthoides tercatat sebagai salah satu jenis ikan yang dapat beradaptasi dengan baik.

Uaru Amphiacanthoides juga memiliki toleransi tinggi terhadap berbagai kondisi air dan beragam jenis makanan.

Ikan Uaru Amphiacanthoides sangat unik, sebab warnanya akan berubah seiring waktu. Ketika Uaru Amphiacanthoides berada dalam masa muda, sebagian besar warnanya cokelat dengan garis hitam horisontal yang menonjol dan menutupi bagian tengah.

Sementara Uaru Amphiacanthoides yang belum mencapai usia matang berwarna coklat dan hitam. Uaru Amphiacanthoides biasanya akan memasuki fase dewasa yang ditandai dengan perubahan warna, yakni abu keperakan setelah mencapai ukuran empat inci.

Uaru Amphiacanthoides membutuhkan akuarium dengan ukuran minimal 70 galon atau lebih. Akuarium Uaru Amphiacanthoides  harus didasari dengan kerikil halus dan diberi banyak bebatuan, kayu apung, dan pot bunga untuk perersembunyian.

Uaru Amphiacanthoides  tergolong ikan yang damai dan tidak agresif, kecuali pada saat pemijahan. Hal ini memudahkan Anda menempatkan Uaru Amphiacanthoides  dengan jenis ikan cichlid lain berukuran sedang. seperti Firemouth, Narapidana, dan Beo.

Uaru Amphiacanthoides Jantan dan Betina

Lantaran keunikannya, Uaru Amphiacanthoides jantan dan betina cukup sulit dibedakan. Namun, jantan Uaru Amphiacanthoides dewasa memiliki papilla genital yang lebih runcing dan lebih besar dibandingkan dengan betina.

Cara yang paling banyak digunakan oleh pemelihara ikan Uaru Amphiacanthoides untuk membedakan jantan dan betina adalah dengan memasukkan empat hingga enam ekor remaja ke dalam akuarium.

Hal tersebut dilakukan agar jantan dan betina dapat menemukan pasangannya secara alami dan membuat keluarga inti. Cara lain yang dapat dilakukan untuk membedakan Uaru Amphiacanthoides jantan dengan betina adalah bertanya langsung pada penjual ikan hias.

Uaru Amphiacanthoides tergolong jenis ikan yang sulit berkembang biak. Ikan ini tidak mudah bercinta sehingga harus diusahakan oleh pemiliknya.

Secara umum, Uaru Amphiacanthoides betina lebih menyukai daerah yang gelap. Meskipun demikian, tak masalah untuk membiarkan lampu menyala, selama intensitasnya rendah. Lampu yang terlalu terang dapat menyebabkan ketidaknyamanan Uaru Amphiacanthoides.

Pencahayaan yang tepat dapat menurunkan risiko Uaru Amphiacanthoidesm memakan telur mereka. Maklum saja, Uaru Amphiacanthoides cenderung mengalami stres tinggi selama masa pemijahan sehingga rentan memakan telurnya sendiri.

Untuk mengurangi tingkat stres, pisahkan pasangan Uaru Amphiacanthoides  dengan telurnya. Letakkan jarring-jaring khusus ikan yang tersedia di pasaran untuk mencegah telur dimakan oleh Uaru Amphiacanthoides dewasa.

Umumnya, Uaru Amphiacanthoides  betina akan bertelur cukup banyak dalam satu kali masapemijahan, yakni sekitar 100 hingga 400 telur. Telur Uaru Amphiacanthoides akan menetas dalam rentang waktu selama empat hari. Dalam waktu hanya beberapa bulan saja, bayi Uaru Amphiacanthoides  akan tumbuh mencapai dua inci.

Bayi Uaru Amphiacanthoides  biasanya diberi makan udang air asin. Bayi Uaru Amphiacanthoides  akan hidup sekitar satu atau dua minggu setelah mereka menetas.

Bayi Uaru Amphiacanthoides  yang baru menetas mulanya akan berwarna gelap dan berubah menjadi kuning atau emas dengan bintik-bintik putih setelah mencapai panjang dua inci. Warna tubuh Uaru Amphiacanthoides akan kembali berubah seiring berjalannya waktu.

Klasifikasi Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides ditemukan di Amerika Selatan, tepatnya di lembah Sungai Amazon sepanjang drainase Sungai Amazon – Solimoes. Jangkauan Uaru Amphiacanthoides di daerah ini membentang dari Sungai Japura hingga Sungai Tapajos dan lembah Sungai Negro bagian tengah dan bagian bawah.

Nama umum Ikan Uaru Cichlid adalah Triangle Cichlid, Chocolate Cichlid dan Waroo. Ikan ini dideskripsikan oleh Heckel pada tahun 1840 dan tidak terdaftar dalam Daftar Merah IUCN.

Ikan yang dikonsumsi penduduk asli Lembah Sungai Amazon ini dapat hidup di dalam air bersoh  dengan pH 6.8. Untuk bertahan hidup, Uaru Amphiacanthoides akan memakan detritus, cacing, serangga, krustasea, buah, dan tanaman.

  • Nama Ilmiah: Uaru amphiacanthoides
  • Pengelompokan Sosial: Soliter – Sebagian besar merupakan predator alami.
  • Daftar Merah IUCN: LC – Least Concern
  • Kerajaan: Animalia
  • Divisi: Chordata
  • Kelas: Actinopterygii
  • Order: Cichliformes
  • Keluarga: Cichlidae
  • Genus: Uaru
  • Jenis: U. Amphiacanthoides
  • Nama binomial: Uaru Amphiacanthoides (Heckel, Tahun 1840 )
  • Nama lain: Pomotis Fasciatus (Jardine, Tahun 1843), Uaru obscurum (Günther, Tahun 1862), dan Acara imperialis (Steindachner, Tahun 1879)

Habitat Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides dapat bertahan hidup di dalam air dengan pH 5.5 hingga 7.0. Sementara suhu idealnya berkisar antara 79 °F hingga 83 °F. Uaru Amphiacanthoides termasuk jenis ikan peternak terbuka. Rata-rata betina Uaru Amphiacanthoides dapat menghasilkan 100 hingga 1000 telur.

Uaru Amphiacanthoides betina akan mengalirkan air di atas telur dengan cara mengipasi telur menggunakan siripnya. Dengan hati-hati Uaru Amphiacanthoides akan menjaga telur-telurnya dalam lubang.

Setelah telur menetas, benih Uaru Amphiacanthoides akan mendapatkan makanan dari lapisan lendir induknya hingga mereka tumbuh cukup besar untuk menerima makanan siap saji. Umumnya, Uaru Amphiacanthoides bayi akan diberi makan berupa udang air asin, makanan serpihan giling, dan makanan khusus untuk benih ikan air tawar.

Uaru Cichlids adalah ikan omnivora yang akan memakan sebagian besar makanan siap saji, termasuk makanan beku, seperti cacing darah beku – kering, tubifex, plankton laut, makanan serpihan, dan pelet Cichlid.

Karakteristik Uaru Amphiacanthoides

  • Ukuran ikan: 12 inci atau sekitar 30.48 cm
  • Ukuran tangki minimum: 70 gal atau sekitat 265 L
  • Temperamen: Damai dan santai
  • Suhu: 79 °F hingga 82. °F  atau 26.1 °C hingga 27.8 °C

Uaru Amphiacanthoides merupakan ikan peliharaan yang hebat. Bahkan, Uaru Amphiacanthoides disamakan dengan diskus dan dijuluki “diskus orang miskin“. Seperti halnya Discus, Uaru Amphiacanthoides adalah spesies yang sangat menantang untuk dipelihara dan berkembang biak.

Salah satu daya tarik utama Uaru Amphiacanthoides adalah ketika sedang bertelur. Uaru Amphiacanthoides akan tampak lebih memesona dan mengagumkan. Tetesan air mata di tubuhnya menjadi besar dan lebih hitam dengan sedikit warna cokelat atau abu-abu di sekitar tepi. Matanya menyala seperti lentera dengan warna merah oranye cerah.

Uaru Amphiacanthoides memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Ikan ini cepat dalam menanggapi dan merespons pemiliknya. Bahkan, cukup banyak pemilik yang melaporkan bahwa Uaru Amphiacanthoides adalah salah satu jenis ikan hias akuarium yang paling cerdas.

Uaru Amphiacanthoides juga mudah beradaptasi. Uaru Amphiacanthoides bukan termasuk ikan komunitas, tetapi ikan ini dapat dipelihara bersama dalam satu akuarium bersama dengan cichlid Amerika Tengah dan Selatan yang santai, bukan predator.

Uaru Amphiacanthoides tergolong spesies yang tak boleh dibiarkan sendirian. Lantaran Uaru Amphiacanthoides  termasuk jenis ikan dengan sosial tinggi, sangat dianjurkan untuk memeliharanya sebanyak dua atau tiga dalam satu akuarium sehingga perkembangannya optimal.

Selama Uaru Amphiacanthoides diberikan banyak ruang dan dekorasi tepat, pengelompokan ikan, baik sesama jenis maupun beda jenis ikan dapat bekerja dengan baik. Namun, pastikan bahwa ukuran minimal akuarium tidak kurang dari seratus galon.

Informasi Umum Uaru Amphiacanthoides

Panjang Uaru Amphiacanthoides dewasa biasanya mencapai sekitar 10 inci jika dipelihara di akuarium. Sementara ikan Uaru Amphiacanthoides yang dipelihara di alam liar dapat mencapai panjang tubuh hingga 12 inci.

Kendati ukurannya sedang hingga besar, Uaru Amphiacanthoides termasuk spesies yang damai dan santai sehingga dapat  dipelihara bersama dengan berbagai spesies Cichlid menengah atau besar lainnya.

Uaru Amphiacanthoides menyukai lingkungan air yang hangat dengan pH sekitar 5.5 dan suhu air antara 80 °F dan 84 °F. Namun, mereka dapat menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi akuarium secara perlahan-lahan.

Uaru Amphiacanthoides tidak terlalu agresif terhadap penghuni akuarium lainnya. Uaru Amphiacanthoides hanya akan memakan ikan kecil, invertebrata, krustasea, atau tanaman hidup yang dapat masuk ke dalam mulutnya.

Makanan dan Gizi Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides sangat berlimpah di lembah Amazon karena ikan ini memakan hampir seluruh makanan nabati atau daging-dagingan. Uaru Amphiacanthoides yang dipelihara di dalam akuarium pun mudah diberi pakan karena mereka dapat mengonsumsi sebagian besar makanan yang dijual di pasaran, termasuk makanan umum untuk ikan air tawar.

Makanan favorit Uaru Amphiacanthoides meliputi serpihan, tanaman hidup, cacing, keripik, makanan pelet, wafer, dan stik yang terbuat dari sayuran. Uaru Amphiacanthoides yang baru menetas akan mengkonsumsi lendir alami yang diproduksi oleh orang tuanya. 

Uaru Amphiacanthoides termasuk cepat berkembang pesat sehingga mudah mengonsumsi berbagai jenis makanan, baik udang air asin, serpihan, ganggang, dan Cyclop-eeze. Uaru Amphiacanthoides tidak hanya mengonsumsi berbagai jenis tanaman atau daun-daunan, tetapi juga dapat mengomsumsi batang dari beragam tanaman.

Ikan Uaru Cichlid yang hidup di alam bebas adalah hewan omnivore pemakan krustasea, cacing, detritus, serangga, buah, dan tanaman. Sementara di akuarium, Ikan Uaru Cichlid justru mengonsumsi cacing tanah hidup, cacing hitam hidup, cacing darah beku, udang air garam beku, selada, dan kacang polong rebus.

Kendati demikian, Anda dianjurkan untuk memasukkan makanan yang terbuat dari sayuran dalam diet reguler untuk mencegah penyakit seperti Hole-in-the-Head. Memberi makan sayuran hijau akan membantu Ikan Uaru Cichlid memadamkan keinginan alami untuk memakan tanaman yang ada di dalam akuarium.

Untuk menjaga berat badan dan kondisi tubuh tetap fit, beri Ikan Uaru Cichlid makan dalam jumlah kecil beberapa kali sehari. Bukan memberinya satu kali makan dalam jumlah banyak. Pemberian makanan dalam jumlah banyak hanya akan merusak kualitas air dan membuat pengeluaran Anda membengkak.

Sesekali, biarkan Uaru Amphiacanthoides puasa satu hari  dalam seminggu. Hal ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Anda bisa memberi Uaru Amphiacanthoides vitamin dan suplemen secara berkala untuk memaksimalkan pertumbuhan.

Pemijahan Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides termasuk spawner substrat yang akan bertelur hingga ratusan telur selama pemijahan berlangsung. Meskipun faktanya, Uaru Amphiacanthoides cukup sulit untuk berhubungan seks dan berpasangan.

Itulah salah satu alasan mengapa sebagian besar orang lebih menyukai memelihara ikan Uaru Amphiacanthoides sendiri di dalam akuarium atau membiarkannya berpasangan dengan sendirinya.

Setelah Uaru Amphiacanthoides  menemukan pasangan, ikan ini harus dipindahkan ke akuarium lain untuk pemijahan. Mengapa? Serupa dengan kebanyakan Cichlid, pasangan Uaru Amphiacanthoides yang hendak melakukan pemijahan akan sangat agresif terhadap Cichlids lain di akuarium.

Akuarium pemijahan haruslah memiliki substrat berpasir lunak yang dilengkapi dengan beberapa pot tanah liat atau kayu apung yang fungsinya sebagai penutup.

Setelah dua minggu bertelur, pasangan Uaru Amphiacanthoides wajib dipindahkan ke dalam akuarium lain. Selamadua minggu pertama, bayi Uaru Amphiacanthoides akan memakan lendir dari tubuh orang tuanya. Namun, bayi Uaru Amphiacanthoides akan tumbuh cepat sehingga mampu memakan Cyclop-eeze atau bayi air asin bayi.

Saat itulah, orang tua Uaru Amphiacanthoides harus dikeluarkan dari akuarium. Hal ini dilakukan untuk mencegahnya memangsa anaknya sendiri. Uaru Amphiacanthoides tumbuh cepat dan bisa mencapai ukuran satu hingga dua inci hanya dalam waktu empat hingga enam minggu.

Uaru Amphiacanthoides memiliki bentuk tubuh menyerupai cakram oval dengan panjang mencapai sekitar 12 inci atau 30 cm.  Jika Uaru Amphiacanthoides dirawat dengan baik di dalam akuarium, panjang tubuhnya 25.5 cm dengan masa hidup mencapai delapan hingga sepuluh tahun.

Uaru Amphiacanthoides  dewasa sangat menonjol karena warna tubuhnya sangat cantik, yakni paduan abu-abu dengan perak. Di bagian tubuh terdapat titik berupa tetesan air mata menyamping dengan ukuran besar berwarna cokelat gelap atau zaitun di tengah tubuh.

Ada juga Uaru Amphiacanthoides  yang memiliki bercak di pangkal ekor atau memiliki mata oranye kekuningan dengan bantalan lemak tebal di bagian leher.

Ketika pemijahan berlangsung, tetes air mata secara alami akan membesar dan menghitam. Alhasil, warna cokelat dan abu-abu di sekitar tepi menjadi lebih kecil. Warna mata Uaru Amphiacanthoides pun menjadi merah oranye cerah.

Uaru Amphiacanthoides  remaja tampak seperti ikan daun  dengan warna kuning menyerupai ikan mas berbintik putih. Nantinya, warna gelap di dekat area perut Uaru Amphiacanthoides akan berkembang dan membentuk tetesan air mata “samping” seperti pada ikan dewasa.

Hal tersebut akan dialami oleh semua Uaru Amphiacanthoides remaja yang telah mencapai panjang sekitar tiga hingga empat inci.

Semua jenis cichlids, termasuk ikan air asin wrasses dan parrotfish memiliki faring dan gigi biasa serta gigi yang terletak di tenggorokan. Ikan jenis Cichlids kecepatan berenang yang sangat baik. Seluruh jenis cichlids, termasuk Uaru Amphiacanthoides memiliki satu lubang hidung di setiap sisi.

Hambatan Dalam Memelihara Uaru Amphiacanthoides

Kendati Uaru Amphiacanthoides  sangat unik dengan warna yang cantik, faktanya ikan ini tidak mudah dipelihara. Namun, bagi Anda yang telah terbiasa memelihara ikan hias, hal ini bukanlah masalah. Lain halnya jika Anda pemula.

Uaru Amphiacanthoides bisa menjadi ikan yang sangat rewel dan merepotkan untuk dipelihara. Uaru Amphiacanthoides  juga tidak tahan terhadap perubahan yang terjadi di dalam air, termasuk reaksi kimia.

Oleh karena itu, pemilik Uaru Amphiacanthoides  harus bisa merespon perubahan air di dalam akuarium dengan cepat dan tepat. Anda pun wajib melakukan pembersihan rutin demi menjaga kualitas air dan meningkatkan kualitas hidup Uaru Amphiacanthoides.

Kendati ikan Uaru Amphiacanthoides tidak agresif, hindari menempatkan ikan ini dalam akuarium bersama dengan ikan kecil. Pasalnya, ikan kecil merupakan pakan alami Uaru Amphiacanthoides.

Sangat dianjurkan untuk menempatkan Uaru Amphiacanthoides dalam kelompok, minimal dua ekor berbeda jenis kelamin. Uaru Amphiacanthoides membutuhkan akuarium besar sekitar 100 galon, tetapi ukuran 70 galon pun cukup untuk hidup dua ekor Uaru Amphiacanthoides.

Kesulitan yang paling nyata dalam memelihara Uaru Amphiacanthoides  di dalam akuarium adalah menyempurnakan level air dan kimia akuarium. Setelah level ditemukan, Anda pun harus melakukan perawatan dan membersihkan akuarium secara berkala.

Perawatan Akuarium Uaru Amphiacanthoides

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, Uaru Amphiacanthoides sangat sulit dirawat hingga level kimia tercapai sempurna. Namun, ketika Anda berhasil menemukan level kimia, Anda masih mendapatkan hambatan berupa perawatan dan pembersihan akuarium.

Akuarium merupakan tangki dengan sistem tertutup sehingga apa pun ukurannya memerlukan pemeliharaan yang tepat. Umumnya, akuarium akan menghasilkan nitrat dan fosfat seiring bertambahnya waktu. Keduanya akan menumpuk hingga menyebabkan kekerasan air meningkat karena penguapan.

Lantaran Uaru Amphiacanthoides sangat sensitif terhadap polutan dan ketidakstabilan pH, sangat pentung untuk mengganti air akuarium minimal seminggu sekali dengan persentase air sekitar 25%  hingga 50%.

Ketika proses penggantian air berlangsung, pstikan untuk menggunakan pembersih kerikil. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua bahan organik yang telah menumpuk setelah proses penguaraian dapat dibersihkan dengan baik.

Pengaturan Akuarium Uaru Amphiacanthoides

Ikan Uaru Amphiacanthoides membutuhkan banyak ruang. Uaru Amphiacanthoides sangat menyukai tempat yang luas sehingga mereka dapat berenang dengan santai. Mengingat Uaru Amphiacanthoides merupakan ikan dengan sosial tinggi, akuarium yang luas akan memberinya keleluasaan.

Uaru Amphiacanthoides lebih menyukai air yang bergerak lambat atau air yang bergerak sedang yang disempurnakan dengan filtrasi efisien yang baik. Uaru Amphiacanthoides sangat menyukai air yang bergerak tenang, nyaris lembut dengan pencahayaan moderat.

Agar Uaru Amphiacanthoides dapat berkembang dengan baik dan merasa nyaman layaknya berada di habitat aslinya, tambahkan kerikil untuk substrat lengkap dengan dekorasi batu. Selain bebatuan, Anda bis amenambahkan gua sebagai tempat persembunyian.

Uaru Amphiacanthoides sangat menikmati akuarium dengan cahaya yang tepat. Uaru Amphiacanthoides termasuk jenis ikan yang menyukai tanaman terapung karena dapat membantu mengurangi intensitas cahaya, terutama ketika hari terik.

Tanaman anacharis dan duckweed dapat digunakan untuk membantu menjaga air tetap bersih. Kedua jenis tanaman ini merupakan sumber makanan yang sangat baik untuk Uaru Amphiacanthoides.

Uaru Amphiacanthoides akan menolak dengan keras makanan seperti pakis Jawa atau lumut Jawa. Meskipun demikian, kedua jenis tanaman ini sangat berguna untuk memastikan semua aquascaping tidak dipotong.

Aturlah aquascaping dengan sebaik-baiknya sehingga menciptakan nuansa alami. Lingkungan yang menyerupai habitat asli Uaru Amphiacanthoides akan memberikan dampak positif berupa kekuatan untuk bertahan hidup. 

Untuk menjaga kesehatan dan warna Uaru Amphiacanthoides, terapkan metode oksigenasi tangki, seperti powerhead atau airstones.

  • Ukuran Tangki Minimum: 70 gal atau 265 L
  • Jenis substrat: Kerikil kecil
  • Kebutuhan Penerangan: Pencahayaan sedang atau normal
  • Suhu: 26.1 °C hingga 27.8 °C
  • Rentang ph: 5.0 hingga 7.5
  • Kisaran Kekerasan: 5 hingga 12 dGH
  • Gerakan Air: Sedang
  • Wilayah Air: Bagian tengah

Perilaku Sosial Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides memang tidak dianggap sebagai ikan komunitas, tetapi ikan ini dapat dipelihara dengan cichlid yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Cichlid Amerika Selatan memiliki kecenderungan yang kurang agresif dibandingkan dengan cichlid asal Afrika.

Lantaran termasuk santai dan tidak begitu agresif, Uaru Amphiacanthoides dapat ditempatkan bersama dengan Discus dan spesies Aequidens lainnya, seperti Angelfish, Pearl Cichlid, Eartheater, cichlid Amerika Tengah, dan cichlid Selatan.

Kendati demikian, jangan sekali-kali menempatkan Uaru Amphiacanthoides dengan ikan lainnya, terutama ikan kecil selama masa pemijahan berlangsung. Di masa ini, Uaru Amphiacanthoides tidak akan sanggup mengontrol emosinya sehingga lebih agresif. Bahkan, Uaru Amphiacanthoides tak segan melukai “temannya”.

Penyakit Ikan Uaru Amphiacanthoides

Uaru Amphiacanthoides rentan terkena infeksi danpenyakit lain yang menyerang hampir semua jenis ikan air tawar. Air yang kotor dapat mempercepat penyebaran penyakit di dalam tangki. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ikan lain pun akan terinfeksi.

Salah satu jenis penyakit yang banyak menyerang Uaru Amphiacanthoides adalah Ich. Masalah ini cukup mudah diatasi, yakni dengan meningkatkan suhu tangki hingga mencapai angka 86 °F atau sekitar 30 °C selama beberapa hari. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan toleransi ikan.

Sekain Ich, Uaru Amphiacanthoides juga rentan terhadap penyakit diskus. Head and Lateral Line Erosion (HLLE) atau yang disebut penyakit “hole-in-the-head” sering terjadi pada tangki dengan kualitas air yang buruk.

Head and Lateral Line Erosion (HLLE) tampak seperti rongga atau lubang di bagian kepala dan wajah. Selain kualitas air yang buruk, banyak ahi berpendapat bahwa hal ini juga dipicu oleh kurangnya asupan gizi, seperti fosfor, kalsium, Vitamin C dan D.

Head and Lateral Line Erosion (HLLE) juga disebabkan oleh kurangnya perubahan air parsial, pola makan buruk atau kurang variasi, atau penyaringan yang berlebihan menggunakan media kimia, seperti karbon aktif.

Uaru Amphiacanthoides rentan terhadap cacing kulit dan infeksi jamur, infeksi parasit protozoa, dan infeksi bakteri. Sangat disarankan untuk mempelajari tata cara penanggulangan dan perawatan penyakit ikan Uaru Amphiacanthoides untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Pastikan juga untuk menjaga kebersihan tangki. Anda perlu memilah aksesoris  yang boleh dan tidak boleh ditambahkan ke dalam tangki, mengingat benda asing berisiko membawa kuman penyakit.

Pastikan untuk melakukan seleksi terhadap substrat, tanaman, dan dekorasi. Hindari benda yang dapat menampung bakteri dan bahan kimia berbahaya. Jika Uaru Amphiacanthoides terkena penyakit, maka lakukan karantina hingga sembuh agar tidak mengganggu keseimbangan tangki.

Ketersediaan Uaru Amphiacanthoides di Pasaran

Ikan Uaru Cichlid tidak hanya dijual langsung di toko ikan hias, melainkan juga tersedia di toko online. Kendati demikian, beberapa toko ikan hias menerapkan sistem preorder, mengingat ikan ini merupakan jenis ikan impor yang unik.

Sebelum membeli pastikan untuk memeriksa ikan, apakah ada risiko cacat tulang belakang atau tidak. Jika ikan dibeli secara online, maka pastikan penjual ikan tersebut dapat dipercaya dan hanya menawarkan ikan Uaru Amphiacanthoides terbaik dengan kondisi sehat dan prima.

Demikianlah informasi lengkap mengenai Ikan Uaru Cichlid yang perlu Anda ketahui. Apakah Anda tertarik? Pastikan untuk merawatnya dengan baik, ya! Jangan lupa bagikan artikel ini melalui media sosial!